Halaman

Total Quality Management

(The Islamic Point of View - Evaluasi untuk Diri sendiri)
Adalah konsep manajemen bisnis yang mulai berkembang di Indonesia sekitar tahun 1990an dan kemudian terus berkembang dengan masuknya pola-pola sertifikasi secara internasional. Adalah suatu konsep manajemen yang mengarahkan pada perubahan paradigma atau pola pandang dan pola pikir serta pola perilaku atau sikap yang melibatkan dan menggerakkan segala sumber daya ekonomis yang dimiliki perusahaan untuk menjadi berkualitas.


Konsep ini pada awalnya mulai dikembangkan di Amerika dan di Eropa, namun lebih berkembang pesat di Jepang, dikembangkan oleh ahli-ahli tehnik (Engineer) yang berlaku sebagai praktisi manajemen. Pada perkembangannya konsep Total Quality Management (TQM) atau Dijepang lebih dikenal dengan Total Quality Control (TQC) membuat seluruh perusahaan mengakui keistimewaan penerapannya. Melihat keunggulan beberapa perusahaan-perusahaan unggulan di Jepang dimulai oleh Toyota Corporation, di Amerika & Eropa dimulai oleh Astra Graphia, Harley Davidson, IBM corp. dll, yang menerapkan konsep-konsep ini, dengan berbagai perkembangan konsep lainnya sebagai pendukung keseluruhan TQM, yaitu Kaizen (Continuous Improvement), Just-In-Time Inventory (JIT), Benchmarking, dll, yang diikuti dengan berbagai perkembangan dalam berbagai disiplin seperti dalam Finance berkembang Balance Score Card, dalam Marketing berkembang Customer Relationship Management, Experiental Marketing, dll.

Islam Versus Kristen, Why???


Sekarang ini banyak sekali pergunjingan antarumat beragama khususnya Islam dengan Kristen yang saat ini banyak diperdebatkan di dunia maya, entah itu di Facebook, Twitter, maupun jejaring social lainnya. Bahkan acapkali kita menjumpai seorang pengguna akun facebook yang tidak bertanggungjawab memperolok-olokkan nama Islam beserta Nabi Muhammad SAW.

Dari fenomena perdebatan dunia maya yang bahkan sampai terjadi bentrok maupun kasus kriminal terkait Islam dengan agama lainnya, seperti kasus Bom Bali yang menewaskan sekian ratus orang asing khususnya penduduk Amerika yang sebagian besar beragama non Islam, maupun kasus lain yang ujung-ujungnya justru memperburuk citra Islam sendiri dalam kacamata agama lain.